
_
Sosialisasi dan Kegiatan Membatik, documented by: M.Nur & M.Erdi
Tempel, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari R.A. Kartini, sekolah menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat akan nilai edukasi dan kreativitas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme.
Rangkaian acara diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah sebagai bentuk pembinaan karakter spiritual siswa.
Memasuki acara inti, siswa mengikuti sosialisasi isu perkawinan anak yang disampaikan oleh perwakilan dari KUA Kapanewon Tempel. Dalam sosialisasi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai dampak negatif perkawinan anak, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun pendidikan. Narasumber juga menekankan pentingnya perencanaan masa depan serta peran generasi muda dalam menjaga diri dari pergaulan yang berisiko. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.
Setelah sesi sosialisasi, siswa beristirahat dan melaksanakan kegiatan MBG sebelum melanjutkan ke kegiatan berikutnya. Suasana kebersamaan terlihat jelas dalam momen ini, di mana siswa saling berinteraksi dan mempererat hubungan sosial.
Sebelum kegiatan membatik dimulai, siswa mendapatkan pemaparan singkat dari Barokatus Aminah, S.Pd selaku Guru Produktif Tata Busana. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan teknik dasar membatik, pengenalan alat dan bahan, serta tahapan pembuatan batik tulis agar siswa memiliki gambaran yang jelas sebelum praktik.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa mengikuti praktik membatik di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat karya batik tulis dengan berbagai motif yang mencerminkan semangat Kartini. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang isu sosial yang penting, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan serta meneladani nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini dalam kehidupan sehari-hari.