
kemandirian finansial berbasis nilai menjadi ikhtiar untuk membentuk pribadi dan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan pendapatan, tetapi juga mampu mengelola, mengembangkan, dan mendayagunakannya secara bertanggung jawab
Dari Sanggrahan, karya siswa Mutemsa kemudian hadir di panggung Sleman dengan satu pesan sederhana: tradisi tidak harus berhenti sebagai kenangan. Di tangan generasi muda, tradisi dapat diolah, dikembangkan, dan dihadirkan kembali dalam wajah yang lebih segar.
Pada akhirnya, masa depan pendidikan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh keberanian untuk berubah tanpa kehilangan identitas
Apel Pagi Awali Pekan, Pembina Ajak Siswa MUTEMSA Siapkan Karakter untuk Meraih Masa Depan